Rasa Hormat Demi Majikan Penunggak Upah
Esai / Politik / Sosial

Rasa Hormat Demi Majikan Penunggak Upah

Kisah ini mengajarkan kepada saya jika mereka (para pekerja di perusahaan Bumi Asih Jaya) meski tak terpenuhi haknya, tetap memiliki rasa kemanusiaan meski majikan mereka tidak manusiawi. Bahwa nada minor tentang pekerja yang selalu merasa tidak puas akan upah dan selalu menuntut membabi buta itu tidak selalu benar. Pekerja memang berhak atas upah yang dibayarkan atas setiap keringat yang mereka kucurkan, namun dibalik itu mereka tetap memiliki cinta, kepada keluarga dan sesama manusia Continue reading

Ketika Persiapan Lebaran Telah Membedakan Kita
Esai / Perspektif / Sosial

Ketika Persiapan Lebaran Telah Membedakan Kita

Menghamburkan banyak uang menjelang lebaran rupanya sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia. Tak peduli bagi semua lapisan masyarakat. Baik yang kaya ataupun yang miskin. Apakah ini berlebihan? Saya khawatir iya. Di tengah harga kebutuhan pokok yang semakin sulit dijangkau, justru tradisi berbelanja bagi sebagian besar masyarakat menjadi gelombang pasang untuk menyambut hari lebaran. Hal ini … Continue reading

Jangan Bilang Media Islam Kalau Tak Tahu Mana Hak dan Batil!
Esai / Perspektif / Sosial

Jangan Bilang Media Islam Kalau Tak Tahu Mana Hak dan Batil!

Malam itu, grup media sosial yang dipenuhi teman-teman kantor saya, dipenuhi pertanyaan kasak-kusuk. Mereka, yang mayoritas adalah reporter, sedang mempertanyakan soal benar atau tidaknya laporan bahwa salah satu teman, yang juga seangkatan dengan saya, uang operasionalnya selama empat bulan tidak dibayar. Sebelumnya saya ingin menerangkan, media tempat saya bekerja adalah media yang selalu mendaulat dirinya … Continue reading

Setelah Hujan Bulan Juni: Jamsostek dan Hal-hal yang Belum Selesai
Esai / Perspektif / Sosial

Setelah Hujan Bulan Juni: Jamsostek dan Hal-hal yang Belum Selesai

Sudah saya baca kumpulan puisi Sapardi Djoko Damono dalam Hujan Bulan Juni. Tentang bait-bait seorang lelaki yang menyerah, yang merahasiakan rintik rindunya kepada pohon berbunga itu. Ya, Juni selalu tabah melihat hujan yang selalu jatuh. Juni kemarin, hujan datang lagi. Ia masih membawa rindu. Bukan rindu seorang kekasih yang gagal pertengahan di paruh tahun, lalu … Continue reading

Ilusi Subsidi Tepat Guna, Kritik Atas Subsidi Tepat Guna untuk Semua
Esai / Politik

Ilusi Subsidi Tepat Guna, Kritik Atas Subsidi Tepat Guna untuk Semua

Tulisan ini untuk menanggapi tulisan Sherly Febrina [1] “Walaupun hidup seribu tahun kalau dikangkangi sistem yang kapitalistik apa gunanya.” Sepertinya petikan ini cocok untuk menanggapi kalimat, “Semoga terjadi perkembangan menuju ke arah yang lebih baik setelah ini.” Tahun lalu BBM naik lagi, Samin tak sengaja membaca tulisan yang berjudul “Subsidi Tepat Guna untuk Semua”. Samin … Continue reading

Mitos Anti-Kiri dan Penjara Intelektual
Esai / Sosial

Mitos Anti-Kiri dan Penjara Intelektual

Siang itu kampus saya masih ramai oleh kesibukan mahasiswa. Setiap sudut memiliki cerita dan obrolannya masing-masing. Sedangkan saya masih tergesa menuju ruang dosen,menemui dosen pembimbing skripsi. Semester genap baru saja mulai. Proses skripsi memasuki tahap penyerahan bakal judul penelitian. Dan saya telah menetapkan satu topik untuk diteliti, yakni perihal foto sejarah 65 yang dimuat majalah … Continue reading