Budaya / Event

Membangkitkan Budaya Mencipta

2014 adalah tahun di mana kesenian menunjukkan sikapnya secara terbuka dalam pilihan politik praktis. Banyak  seniman cum aktivis  yang  terlibat langsung mengarahkan opini publik dalam tema besar “Revolusi Mental”, dengan mendukung pemerintahan Joko Widodo berkuasa saat ini. Revolusi mental memang kebutuhan mutlak yang diperlukan bangsa ini untuk maju.

Mental generasi muda kita hari ini adalah mental konsumen, yang terbiasa mengonsumsi produk kesenian, bukan untuk menciptakan. Kita hanya menikmati produk kebudayaan luar yang semakin hari semakin bising, tanpa mempunyai  dasar  tentang  tradisi yang dimiliki Indonesia. Alhasil, generasi muda Indonesia hanya menjadi sasaran renyah industri kesenian yang semakin kapital.

Lantas, mau dibawa ke mana generasi muda kita?

Sebagai bagian dari masyarakat yang mendukung penuh rencana dalam merevolusi mental remaja kita saat ini yang semakin menunjukan sikap apatis terhadap kesenian Indonesia, LA Project melakukan usaha untuk menyelesaikan kegelisahan­-kegelisahan tersebut dengan mengadakan acara SELAM BUKIT (Seni Dalam Budaya Kita).

Mengusung tema “Karyaku untuk Indonesia”, LA Project mengadakan seminar untuk menumbuhkan kembali kepedulian dan menularkan budaya Indonesia dengan cara berkaya. Seminar ini nantinya akan menghadirkan Sujiwo Tejo (dalang eksentrik cum penulis) dan Popo (mural  artist dan dosen Desain Grafis IISIP Jakarta), yang akan dimoderatori oleh Gilang Gombloh.

Acara yang akan diadakan pada Sabtu, 20 Desember di Ruang V-2, Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta ini  bertujuan untuk menunjukkan bahwa tradisi dan kesenian Indonesia bisa dibawakan dengan elegan, tanpa menutup diri pada modernitas.

Melalui SELAM BUKIT ini LA Project ingin mengajak generasi muda untuk kembali berhasrat menciptakan dengan menghasilkan karya yang mereka pilih sebagai cara untuk mewujudkan cintanya pada Indonesia.

Selain seminar oleh Sujiwo Tejo dan Popo, SELAM BUKIT juga akan menghadirkan penampilan dari Sanggar Roda, Aman Perkusi, Buana Cipta Swara, Kenari, Kresipah dan stand up comedy.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s